there’s a light that never goes out

Wawancara via fax dengan lighting designer Paul Gunawan yang sudah sangat dikenal ini berlangsung seru. Serasa bertemu langsung, karena jawaban-jawabannya begitu lugas dan spontan. Serta, yang terpenting, menambah wawasan. Selamat membaca, jangan lupa nyalakan lampu!

Bagaimana cara cahaya membangun persepsi kita akan sebuah ruang?
Saya rasa persepsi ruang bukan merupakan hal yang dibangun secara sadar, melainkan merupakan suatu proses indra kita menangkap sinyal-sinyal baik visual, temperature, suara, bau, dan lain sebagainya yang kemudian menyebabkan kognitif yang didasari pengalaman individual. dari situ kita kemudian bereaksi dan mengapresiasi ruang tersebut.

Ruangan apa saja yang Anda rekomendasikan untuk minim cahaya?
Untuk ruangan di dalam sebuah rumah, saya rasa ruangan yang digunakan untuk beristirahat atau meditasi. Sebab cahaya secara fisiologis maupun psikologis mengakibatkan manusia menjadi aktif, mempengaruhi baik dari metabolisme tubuh maupun kemungkinan dalam beraktivitas.

Mengapa anda memilih profesi ini?
Profesi ini merupakan jembatan dari berbagai disiplin ilmu seperti arsitek, desainer interior, desainer lansekap, engineer atau koreografer di bidang pertunjukan. TUjuan utamanya tentunya membentuk persepsi bagi yang melihat sehingga menimbulkan efek maksimal sesuai yang diinginkan dalam perencanaan. Saya melihat profesi ini memerlukan penguasaan yang seimbang di sisi engineering dan desain. memang keduanya kebetulan merupakan bidang yang saya gemari.

Ruangan seperti apa yang belum pernah Anda kerjakan penataan lampunya, yang ingin Anda kerjakan?
Mungkin saya ingin sesekali membuat casino

Material ruangan seperti apa yang paling Anda suka?
Sangat beragam, baik yang bahan alam maupun yang high tech. Dalam bekerja dengan cahaya, ada material yang bereaksi secara khusus pada sinar seperti kaca, air dan titanium. Masing-masing memiliki kekhasan dalam merespon cahaya.

Apa yang biasa Anda lakukan ketika listrik padam?
Merokok

Ruangan apa di rumah Anda yang paling anda suka cahayanya?
kamar tidur, karena bisa diset sesuai apa yang saya sedang mau lakukan.

Warna apa yang paling sering membuat Anda bahagia?
Warna memberi pengaruh yang relatif sama pada manusia, warna cerah seperti pink memnag memberikan efek menyenangka, hitam membuat lebih tertekan dan sebagainya.

Obsesi Anda?
Memiliki rumah, monil dan jet pribadi sejumlah warna yang ada hehehe….

Punya pengalaman masa kecil yang unik yang berhubungan dengan cahaya?
Dulu sering bermain dengan fotografi dan melukis. Keduanya menggunakan cahaya sebagai media menampilkan objek.

Seberapa penting tata cahaya dalam sebuah ruangan?
Seluruh kegiatan manusia dipengaruhi oleh cahaya, mulai dari bangun, beraktivitas dan beristirahat. Meskipun sering tidak disadari, tapi light is life.

Kapankah masa-masa tersulit dalam karier Anda?
Tentunya di awal, dimana pada saat itu saya mulai bekerja sambil kuliah. Atau di awal tahun 90-an, dimana profesi lighting designer nyaris belum ada yang tau. Cukup sulit pada awalnya untuk meyakinkan calon klien, bahwa penataan cahaya yang dilakukan secara khusus bisa membuat hasil yang beda (added value) dan lebih indah.

Matahari pukul berapakah menurut Anda yang cahayanya paling indah?
Saya menyukai cahaya di sore hari saat matahari terbenam. Apalagi kalau ada nuansa pelanginya.

Konser musik apa yang pernah Anda saksikan yang tata cahayanya menurut anda paling berkesan?
Saya pernah menyaksikan pertunjukan theater di luar negeri, waktu itu pagelarannya “The Cats”. Saya sangat terpesona dengan permainan stage lighting-nya. Efek dari cahaya dapat benar-benar menciptakan drama dan mempengaruhu emosi penonton.

Seberapa besar fotografi mempengaruhi kerier anda sekarang ini?
Fotografi sampai saat ini selalu menarik bagi saya. Tetapi tentunya dalam real lile-hanya sebagiandari efek yang direkam lensa yang sanggup ditangkap oleh mata. Bagisaya, permainan kontras danshadow sangat penting dalam menstimulasi efek cahaya.

Kurang lebih, profesi apa yang Anda geluti sekarang ini jika tidak pernah tercipta lampu?
Waduh, jadi penyanyi kali…
kalau ada yang sanggup denger…
tapi mungkin arsitek atau seputar desainer juga deh.

Bentuk gedung seperti apa yang paling Anda suka?
Nggak ada yang spesiflk karena desain selalu berevolusi. Saya senang gedung yang memiliki bentuk plastis, karena efek cahaya menjadi sangat dinamis.

Project terakhir Anda?
Belum ada yang terakhir karena masih terus bekerja dong…sekarang ada beberapa project seperti mall di Shanghai, Grand Hyatt dan Renaissance Hotei Bali, theater, museum, apartment, dan beberapa rumah tinggai yang spesial.

Jenis makanan yang ingin Anda coba tapi belum sempat mencicipinya?
Saya senang coba makan yang aneh-aneh. Selama bumbunya enak, segala macam mau coba. Asal
jangan seperti Fear Factor.

Bagaimanakah perkembangan arsitektur di Indonesia menurut Anda?
Cukup baik. Banyak arsitek muda yang tidak lagi plagiat dan berani mencoba dengan berinovasi mencoba material baru, dan sebagainya. Yang perlu dijaga adalah agar arsitektur tropis Indonesia jangan dibajak orang luar dan arsitek
kita malah menerapkan desain dari negara yang iklimnya sangat berbeda. Secara bentuk mungkin desain impor bagus, tapi kadang dalam perawatan dan long run- nya menjadi masalah bagi pemilik bangunan. Sayang sekali arsitek
Indonesia kadang masih kurang bisa meyakinkan agar dipercaya bangsanya sendiri sehingga banyak proyek yang berskala besar didesain orang luar. Major developer juga kadang tidak mendukung. Pokoknya kalau yang presentasi kulit putih
dan pakai bahasa Inggris, langsung percaya. Sedangkan kalau yang bicaranya Melayu, desainnya ditawar-tawar sehingga akhirnya jadinya hanya biasa-biasa lagi.

Bagaimanakah cara Anda menata ruang?
Tentunya berangkat dari fungsi ruangan. Penting untuk melihat aktifitas apa saja yang terjadi dan memiliki logic yang kuat atas pemutusan penataannya tanpa mengurangi nilai estetikanya. Semua harus terjadi secara sengaja dan proporsional (tidak over-acting).

Hal yang selalu Anda ingat?
Untuk selalu berusaha lebih keras dari kemarin.

Kata yang paling sering Anda ucapkan?
Ya.

Yang paling sering Anda lakukan saat sendiri?
TV, musik, baca.

Kapankah saat yang paling produktif untuk jam kerja Anda?
Mulai dari siang dan paling baik di malam hari, makanya cocok jadi lightning designer. Tidak cocok jadi lightning designer kalau cepat ngantuk, sedangkan waktu melakukan finalisasi dalam pekerjaanjustru pada saat langit gelap.

Ide teraneh yang pernah Anda pikirkan tentang pencahayaan sebuah ruang?
Banyak. Salah satunya ruangan yang cahayanya berinteraksi dengan manusia di dalamnya. Misalnya ruangan tersebut memiliki sensor yang membaca mood kita lagi gimana, dan kalau lagi bad mood cahaya di ruangan tersebut secara
otomatis bisa berubah warna dan kuatnya sehingga mempengaruhi mood tadi menjadi lebih baik, dst.
Atau suatu ruangan yang memiliki cahaya seperti hologram dan cahaya tersebut bisa mengembang di tengah tanpa menerangi bagian permukaan manapun.