Seni Iluminasi

DIA SALAH SATU PELOPOR TERWUJUDNYA APRESIASI TERHADAP DESAIN PENCAHAYAAN DI DALAM NEGERI MELALUI BERBAGAI KARYANYA YANG MENYATUKAN ESTETIKA DAN TEKNIK PENCAHAYAAN, PAUL GUNAWAN MEMBUKTIKAN EKSISTENSINYA STBAGAI SEORANG LIGHTING DESIGNER

Teks Oleh Na Iskandar

Terlahir dari keluarga yang memang sudah familiar dengan dunia seni, menumbuhkan kecintaannya terhadap bidang profesi yang sekarang digeluti. Paul Gunawan, sejak dulu terbiasa membantu menangani proyek kedua orang tuanya
yang memang berprofesi sebagai arsitek dan seniman patung, terutama dalam mendesain tata pencahayaan. Pengalaman yang didapatkannya secara otodidak ini membuatnya semakin menaruh minat terhadap bidang tata pencahayaan.
Terhitung dari tahun 1986, la menempuh studinya di lnstitut Teknologi Bandung mengambil juruson Fisika Teknik. Saat masih berada di bangku kuliah, ia beserta beberapa teman seangkatonnya seringkali mendapatkan proyek lighting untuk arsitektur dan interior. Memiliki kecintaan dan visi yang sama terhadap bidang tata cahaya, mereka pun bekerja sama secara profesional walaupun masih berada di bangku kuliah. Tidak jarang ia berkonsultasi dengan para dosennya mengenai proyek yang tengah ditanganinya. Dampaknya, di Jurusan Teknik Fisika ITB kini diakui Lighting Design sebagai
sebuah profesi yang memiliki masa depan, bahkan kini telah dibuka kuliah S2 untuk bidang tersebut. Tidak berhenti sampai disana, pada tahun 1994, bersama beberapa rekan seangkatannya akhirnya mendirikan lembaga konsultan lighting yang dinamakan LITAC. Beberapa dari sekian banyak proyek lighting yang telah ditanganinya antara lain,
FX Lifestyle Center, Museum Bank lndonesia,Senayan City, Taman lsmail Marzuki, JW. Marriott Hotel, Mandarin Hotel, Central Park,Grand Hyatt Bali, Pondok lndah Mall dan masih banyak lagi.

lnilah petikan wawancara BRAVACASA dengan Paul Gunawan.

Apa yang membuat Anda sedemikian yakin hingga akhirnya memutuskan untuk mendirikan sebuah lembaga konsultan lighting di lndonesia?

Selain kecintaan saya terhadap dunia tata cahaya, saya memandang bahwa dunia desain saat ini memerlukan para
ahli di bidangnya masing-masing. Hal ini terbukti dari munculnya beberapa profesi unik, seperii kitchen consultant, landscape
consultant, traffic consultant sampai water feature consultant. Dan memang terbukti, setiap proyek yang dikerjakan para ahli ini menghasilkan suatu karya desain yang maksimal. Seperti halnya sebuqh konsultan lighting, yang berdiri sebagai dampak
dari kebutuhan dan apresiosi masyarakat terhadap lighting design.

Profesi Anda dapat dikatakan jarang ditemui di lndonesia.
Bagaimana cara Anda menjaga eksistensi sebagai seorang lighting designer?

Merupakan perjuangan bagi saya agar masyarakat lndonesia memiliki apresiasi terhadap lighting design. Dahulu, saya pernah dilontarkan pertanyaan oleh klien mengenai kelebihan saya dibandingkan para lighting designer dari luar negeri.Saya pun menanyakan kembali pertanyaan yang sama kepada beliau. Alasan beliau bisa lebih sukses dibandingkan dengan orang asing. Pada kenyataannya, kita
sebagai warga negara lndonesia jauh lebih mengerti mengenai seluk beluk negara kita sendiri. Dan apabila diberi kesempatan,kita sesungguhnya lebih dari mampu untuk menghasilkon suatu karya.

Apakah Anda pernah berkolaborasi dengan lighting designer lain?

Terkadang saya menangani proyek yang memang sudah memiliki lighting plan dari tim arsitek. Akan tetapi, lighting plan tersebut biasanya tidak dapat digunakan lagi karena perkembangan desain. Saya beserta tim desain pasti melakukan berbagai perubahan yang menurut kami perlu dilakukan untuk memaksimalkan hasil akhir.

Menurut Anda, arsitektur dan interior mendukung terciptanya tata pencahayaan yang baik atau sebaliknya?

Pertanyaan yang paling sering dilontarkan namun tidak memiliki jawaban pasti. Yang pasti, seorang lighting designer
berperan untuk menjembatani mimpi para arsitek dan desainer interior. Ada beberapa arsitek dan desainer interior
yzng sudoh pizwzi dan peka mengenai tata cahaya. Nomun, kerja sama dengan lighting designer demi menciptakan
suatu karya desain arsitektur dengan tata pencahayaan yang baik sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang lebih
maksimal.

Apakah Anda berharap akan lahirnya regenerasi para lighting designer muda di lndonesis?

Saya selalu berharap akan adanya regenerasi. Seorang desainer muda selalu mampu memberikan ide radikal untuk setiap
karyanya. Mereka tidak terbebani dengan segala peraturan baku yang sudah ada.

Pernahkah idealisme desain Anda berubah akibat keinginan klien?

Saya selalu memiliki pemikiran kita bekerja dengan klien, bukan untuk kiien. Perubahan selalu terjadi. Namun sebagai konsultan,
walaupun dengan batas-batas yang ada, saya wajib memberikan solusi yang terbaik

Paul Gunawan, selaku pendiri LITAC,
sebuah lighting consultant terbesar di
lndonesia.

Paul on Magz-8

</div>